
Jakarta, 7 Mei 2026 — Fakultas Teknik melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan PT GM Motor pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam peningkatan kompetensi mahasiswa dan pengembangan program akademik yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kegiatan tersebut, PT GM Motor diwakili oleh Bpk. Maulana selaku Head of GMM School. Kehadiran pihak industri menunjukkan komitmen PT GM Motor dalam mendukung penguatan pendidikan tinggi, terutama pada bidang teknik mesin, otomotif, pelatihan keterampilan, dan pembelajaran berbasis industri.
Kerja sama ini mendapat respons positif dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin atau PTM. Korprodi PTM, Dr. Imam Mahir, M.Pd., menyampaikan bahwa PTM siap mengambil peran aktif dalam mengimplementasikan kerja sama Fakultas Teknik dengan PT GM Motor.
“PTM siap mendukung implementasi kerja sama ini, salah satunya melalui program trainer. Program ini dapat menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa agar lebih memahami teknologi otomotif, sistem kerja industri, dan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan,” ujar Dr. Imam Mahir, M.Pd.
Ia juga berharap kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU. Ke depan, kerja sama antara Fakultas Teknik dan PT GM Motor diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk program nyata, seperti magang mahasiswa, penelitian bersama, pelatihan keterampilan, pengembangan media pembelajaran, serta kegiatan kolaboratif lainnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui kerja sama ini, PTM diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung implementasi program Fakultas Teknik bersama PT GM Motor. Kolaborasi tersebut juga menjadi peluang strategis untuk memperkuat kesiapan lulusan agar lebih kompeten, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri otomotif.