Niizi

Jakarta, 23 Mei 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi (BEMP TRO) Kabinet Chakra Nawastra Periode 2026/2027 melaksanakan Rapat Kerja pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Gedung Raden Ajeng Kartini (GRK), Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus BEMP TRO, perwakilan Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Teknik (BPM FT), serta dosen pembimbing sebagai bentuk penguatan koordinasi dan penyusunan arah gerak organisasi selama satu periode kepengurusan.
Rapat kerja tersebut menjadi forum strategis dalam memaparkan program kerja dan nonprogram kerja dari masing-masing departemen BEMP TRO. Melalui kegiatan ini, setiap departemen menyampaikan gagasan, inovasi, serta target kerja yang akan dijalankan guna mendukung pengembangan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Dosen pembimbing BEMP TRO, Churnia Sari, S.T., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa merupakan ruang pembelajaran yang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri dan kepemimpinan.
“Organisasi menjadi tempat bagi mahasiswa untuk belajar bertanggung jawab, menyampaikan ide, serta mengembangkan kreativitas dan inovasi yang nantinya akan bermanfaat di lingkungan masyarakat maupun dunia industri,” ujar Churnia Sari, S.T., M.T.
Dalam pemaparannya, Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) memperkenalkan program PKKMB B-RTE dan PKMP B-RTE yang berfokus pada pengenalan kehidupan kampus, penguatan kaderisasi, serta pengembangan kepemimpinan mahasiswa di lingkungan rumpun Teknik Elektro. Program tersebut diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang adaptif, aktif, dan memiliki karakter kepemimpinan yang baik.
Sementara itu, Departemen Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Adkesma) menekankan perannya sebagai jembatan aspirasi mahasiswa melalui pelayanan, pengaduan, dan pembelaan terhadap hak-hak mahasiswa. Departemen ini juga menghadirkan berbagai media informasi dan layanan mahasiswa seperti Teman Otomasi, Kudamas, dan Informasi Otomasi sebagai sarana komunikasi akademik maupun nonakademik.
Di bidang pengembangan teknologi, Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) memperkenalkan program Automation Technology Expo 2026 yang akan menghadirkan workshop dan kompetisi di bidang otomasi. Selain itu, terdapat kegiatan Base Learning dan TRO Literasi sebagai wadah peningkatan kemampuan akademik serta penguatan wawasan teknologi yang relevan dengan perkembangan industri modern.
Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) turut menyampaikan berbagai agenda pengabdian masyarakat dan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar. Adapun Departemen Minat dan Bakat (Mikat) berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa melalui kegiatan olahraga, seni, serta kunjungan industri untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja dan industri otomasi.

Selain itu, Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo) berperan dalam membangun citra organisasi melalui media sosial dan publikasi kreatif, sedangkan Departemen Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung keberlangsungan organisasi melalui pengelolaan kemitraan, vendor, serta kebutuhan perlengkapan kegiatan mahasiswa.
Selain departemen-departemen yang memaparkan program kerja, Badan Pengurus Harian Inti (BPHI) juga memiliki peran penting dalam mengoordinasikan jalannya organisasi. BPHI yang terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, Sekretaris, dan Bendahara bertugas memastikan seluruh program kerja berjalan secara terarah, terstruktur, serta sesuai dengan visi Kabinet Chakra Nawastra. Melalui koordinasi dan pengelolaan organisasi yang baik, BPHI menjadi penghubung antar departemen dalam membangun sinergi, komunikasi, serta efektivitas pelaksanaan program selama satu periode kepengurusan.
Kegiatan rapat kerja BEMP TRO juga mencerminkan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dari sudut pandang Program Studi Teknologi Rekayasa Otomasi yang berfokus pada pengembangan teknologi, inovasi, dan sumber daya manusia unggul di bidang industri modern. Melalui program kerja yang dirancang, BEMP TRO mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui kegiatan pengembangan akademik, pelatihan, dan sharing knowledge seperti Base Learning dan TRO Literasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa di bidang otomasi dan teknologi terapan.
Selain itu, program-program yang berkaitan dengan workshop, kompetisi teknologi, serta penguatan keterampilan industri dalam Automation Technology Expo 2026 turut mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi teknis, kreativitas, dan kesiapan menghadapi dunia industri berbasis otomatisasi dan transformasi digital.
Di sisi lain, kegiatan sosial, pengabdian masyarakat, dan penguatan kolaborasi antarmahasiswa juga mencerminkan implementasi SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui sinergi organisasi, kerja sama internal, serta pengembangan lingkungan akademik yang kolaboratif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan demikian, rapat kerja ini tidak hanya menjadi agenda penyusunan program organisasi, tetapi juga langkah strategis dalam menciptakan mahasiswa Teknologi Rekayasa Otomasi yang inovatif, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan perkembangan industri masa depan.
Menjelang akhir kegiatan, dilakukan penandatanganan pengesahan program kerja antara pihak BPM FT dan Ketua Umum BEMP TRO sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjalankan program yang terarah, terstruktur, dan sesuai dengan ketentuan kelembagaan mahasiswa di Fakultas Teknik UNJ.

Melalui rapat kerja ini, BEMP TRO berharap dapat menjadi wadah yang mendorong mahasiswa untuk terus berkembang, berinovasi, serta berkontribusi secara nyata melalui program-program yang berdampak positif bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
(Sumber: TikTok @bemptrounj dan Instagram @bemptro_unj)