Jakarta, 18 Februari 2025 – Dua mahasiswa Fakultas Teknik, Muhammad Qotrunnada Mursidan (S1 Teknik Mesin) dan Andre Ferdiawan (S1 Tata Busana), meraih penghargaan Tanda Jasa dari Dewan Perwakilan Daerah Ikatan Penata Busana Indonesia (DPD IPBI) Kartini dan Lembaga Sertifikasi Kompetensi di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi mereka dalam menciptakan aplikasi Study Fashion berbasis Virtual Reality yang telah digunakan secara luas oleh wirausahawan di bidang tata busana. Aplikasi Study Fashion menjadi inovasi revolusioner dalam dunia fashion, memungkinkan pengguna untuk belajar dan berlatih merancang busana dengan teknologi Virtual Reality. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan dampak besar bagi industri fashion tanah air tetapi juga mendukung transformasi digital dalam pendidikan dan wirausaha mode. Selain itu, keduanya telah mengukir prestasi dengan menjuarai berbagai kompetisi bergengsi, termasuk Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM), yang semakin memperkuat kontribusi mereka terhadap pengembangan industri fashion berbasis teknologi di Indonesia. Ketua DPD IPBI DKI Jakarta, Kusmiyati, M.M., menyatakan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi yang dihasilkan oleh para mahasiswa yang mampu menjawab tantangan industri fashion di era digital. “Karya mereka tidak hanya memberikan solusi praktis bagi desainer dan pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang baru dalam dunia fashion berbasis teknologi. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi,” ungkapnya. Dr. Dewi Rahmawaty, M.Pd., selaku perwakilan dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. “Keberhasilan Qotrunnada dan Andre dalam mengembangkan Study Fashion membuktikan bahwa inovasi lintas disiplin ilmu dapat menghasilkan dampak nyata bagi industri kreatif. Dengan teknologi yang mereka kembangkan, para desainer muda kini memiliki akses lebih luas untuk belajar dan mengembangkan keterampilan mereka secara mandiri,” jelasnya. Dengan diraihnya Tanda Jasa ini, diharapkan Muhammad Qotrunnada Mursidan dan Andre Ferdiawan terus berkontribusi lebih jauh lagi dalam dunia fashion dan teknologi, serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Navigasi pos Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Menggerakkan Kesadaran Energi Hijau melalui Edukasi Teknologi Inovasi Teknologi Penyimpanan Baterai UNJ Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Sekaligus Soft Launching Dies Natalis ke-61 dengan Fakultas Teknik sebagai Penyelenggara Kegiatan