Jakarta, 25 September 2025 – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Fakultas Teknik sukses menyelenggarakan International Conference on Innovation, Sustainability and Engineering for Global Transformation (INSEGT) 2025, sebuah forum ilmiah internasional yang mempertemukan para akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari berbagai negara. Fakultas Teknik juga menyelenggarakan Seminar Nasional Inovasi, Riset, Dan Teknologi (Sinergi) 2025. Acara ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-60 UNJ. Acara ini diselenggarakan di Gedung SFD 1A Universitas Negeri Jakarta. Mengusung tema “Innovation, Sustainability, and Engineering for Global Transformation”, konferensi ini menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan sebagai solusi terhadap tantangan global abad ke-21, termasuk perubahan iklim, transformasi industri, serta kebutuhan pendidikan yang adaptif.

Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa INSEGT 2025 merupakan bukti nyata komitmen UNJ dalam mendorong riset dan kolaborasi lintas negara. “Melalui konferensi ini, kita tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga kontribusi nyata untuk mendukung SDGs dan menjawab tantangan teknologi masa depan,” ungkapnya.

Acara ini menghadirkan lima plenary speaker internasional dari berbagai bidang:

  • Keigo Watanabe (Okayama University, Jepang) – pakar sistem cerdas dan robotika.
  • Abdallah Makhoul (University of Franche-Comté, Prancis) – spesialis IoT, distributed systems, dan AI untuk industri 4.0.
  • Prof. Ir. Dr. Sitti Asmah Hassan (Universiti Teknologi Malaysia) – ahli transportasi berkelanjutan dan keselamatan jalan.
  • Dr. Iwan Sugihartono, M.Si. (Universitas Negeri Jakarta, Indonesia) – pakar material semikonduktor untuk teknologi ramah lingkungan.
  • Prof. Sonia Kherbachi (University of Bejaia, Aljazair) – peneliti transformasi digital dan adopsi AI pada sektor agroindustri.

Selain sesi pleno, INSEGT 2025 juga menampilkan ratusan presentasi paralel dari peneliti nasional dan internasional yang terbagi dalam bidang rekayasa, pendidikan teknik, sains terapan, serta inovasi teknologi.

Dekan Fakultas Teknik UNJ, Prof. Dr. Neneng Siti Silfi Ambarwati, S.Si., Apt., M.Si., menyampaikan harapannya agar forum ini menjadi ruang kolaborasi strategis lintas disiplin. “Konferensi ini adalah momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik dan menghasilkan penelitian yang berdampak pada masyarakat global,” ujarnya.

Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik, Dr. Himawan Hadi Sutisno, M.T menyampaikan rasa syukur nikmat atas keberhasilan acara ini yang dapat mengundang pembicara dan peserta dari berbagai negara untuk berkomitmen bersama memajukan ilmu pengetahuan, meningkatkan inovasi menjawab tantangan masa kini khususnya di Bidang Teknik dan teknologi berkelanjutan.

INSEGT dan SINERGI 2025 turut didukung oleh berbagai perguruan tinggi mitra, antara lain Universitas Negeri Yogyakarta, Politeknik Negeri Jakarta, Universitas Panca Sakti Bekasi, Universitas Cipta Wacana Malang, serta mendapat dukungan dari LPDP sebagai mitra strategis dalam penguatan riset.

 

By SA